Senin, 09 Maret 2015

Pacaran dalam Islam

Assalamu'alaikum wr.wb 

Ohayo min'na-san. sobat kali ini saya akan membahas mengenai pacaran dalam pandangan islam. Bila mendengar yg namanya pacaran saya selalu merasa risih, bukanya munafik atau apa, tapi saya terlalu naif soal yang namanya pacaran. kalau boleh jujur siapa sih yang gak kepengen punya pacar,Namun, selaku muslim saya ingin selalu istiqomah dan berkomitmen terhadap agama.

Pacaran Menurut Islam/ Pedoman Mencari Jodoh.
"Kenapa sih, ngga boleh pacaran!", kalimat seperti ini acap kali diucapkan oleh para remaja, dengan nada kesal. Zaman sekarang, remaja pacaran, berjalan dan mojok berduaan, memang sudah sangat biasa. Mereka terlihat dimana-mana. 
Sebenernya mempunyai rasa cinta & rasa sayang terhadap seseorang itu adalah hak-nya setiap umat manusia, namun  cara penyalurannya saja yang sekarang ini menjadi masalah. menyatakan rasa cinta,kasih & sayang bukan berarti mesti berpacaran,kan? . Toh jika memang Si Dia-nya itu jodoh buat kita, kan gak akan kemana-mana. Alloh menciptakan setiap makhluknya itu berpasang-pasangan. So, kita gak perlu khawatir akan jodoh kita karena Alloh sudah menentukan dan menyiapkan jodoh yang terbaik buat kita.

By the way Dari zaman nabi Adam sampai dengan zaman Rasulullah Muhammad SAW, Islam melarang pencurian seperti juga Islam melarang orang untuk pacaran, atau pun mendekati zina. Untuk itu yang namanya pacaran itu dilarang dalam islam. Ingat! Tak a da yang namanya
“Pacaran sehat”, karena yang pernah saya ketahui dan alami setiap yang pacaran pasti bahkan banyak ada Mudharatnya/dosanya yang tidak lain diantaranya adalah Zina, entah itu zina mata (pandangan), atau Zina yang merujuk pada hal yang lebih buruk lagi.

Mari kita kaji bersama-sama, "Mengapa pacaran dilarang?"

Allah Maha Tahu, Yang Maha Pencipta tentunya yang paling tau apa yang terbaik buat kita. Allah menginginkan manusia ciptaanNya hidup bahagia, sehat dan sejahtera.

"Tapi ...orang yang sedang pacaran kan bahagia, lihat aja tuh orang yang sedang jatuh cinta, suka senyum-senyum sendiri, kelihatan senang kan?” :)
Dikiranya orang gila senyum-senyum sendiri.  Aheuheu….!!
      Pada waktu pacaran yang diperlihatkan yang bagus-bagus nya aja, nanti kalau sudah nikah, baru deh kelihatah aslinya. "Ah, ternyata bau badannya ....uasem. Waktu pacaran kok wangi ya...". " Yaaa ternyata kere, motor FU yang dipakai waktu pacaran itu motor punyanya orang tua atau bahkan pinjaman ...". "Waktu pacaran kayanya romantiiis banget, eh ternyata aslinya galak". Pacaran tidak menjamin kita akan tahu sifat calon suami atau istri sesorang. Sebelum nentuin seseorang buat di jadiin suami ataupun istri, kita mesti nentuin spesifikasinya (emangnya computer ada spesifikasinya hehe..)   mulai dari bibit, bebet, hingga bobot tetap harus dilihat ya. Carilah yang sepadan. Namun yang terutama carilah yang pemahaman agamanya baik. Lalu Berdoalah: "Ya Allah,kalau memang ia baik untukku mudahkanlah, jika tidak baik untukku jauhkanlah".

Sekarang coba kita fikirkan, seseorang yang dari usia muda sudah pacaran, katakanlah usia 17 tahun. Menikah usia 25 tahun. Kira-kira sudah gonta ganti pacar berapa kali ya?

Pengaruh media, televisi, internet, bacaan dan lain-lain membuat pergaulan menjadi bebas. Pola pacaran juga menjadi lebih "berbahaya" dan "seronok". Jika seseorang menjadi pacar yang ke sekian kali nya, maka tidak ada jaminan bahwa ia tidak tersentuh oleh pacarnya yang terdahulu. Kemungkinan besar (tidak semua ya) masing-masing pasangan sudah jadi barang bekas, sudah dipegang-pegang oleh pacar terdahulu. Naudzubillah. Apakah seseorang rela memiliki pasangan yang demikian? dan kemungkinan hatinya masih mencintai bekas pacarnya yang terdahulu? 

Tidak ada seorang manusia pun yang sempurna. Setiap insan pasti punya kekurangan. Nah, pada waktu melihat kekurangan itu terkadang seseorang membandingkan pasangannya dengan bekas pacarnya. Lalu setan membisikkan angan-angan "Andai kamu dulu jadinya dengan dia, pasti dia lebih baik". Kemudian angan2 itu berkepanjangan. Apakah bahagia hidup seperti itu?

Kalau misalkan dari usia muda pacaran dengan seseorang, ngga ganti-ganti sampai bertahun-tahun. Gimana? ... Nah, ini ada bahaya yang lain lagi,
Barangsiapa yang berduaan (laki dan perempuan yang bukan muhrim). Maka yang ketiganya adalah setan. Kebanyakan orang pacaran mungkin awalnya ngga bermaksud zina. Namun lama-kelamaan, setan mangganggu manusia sedikit demi sedikit. Awalnya mungkin cuma berpegangan tangan lalu berlanjut, makin lama makin mendekati zina. Sampai suatu saat terjadilah zina. Siapa yang paling dirugikan? perempuan!! karena sampai sekarang belum ada laki2 yang bisa diperiksa masih perjaka atau ngga. Dan belum ada laki-laki yang hamil he ..he..
Nah dalam hal ini laki-laki terlihat selalu menjadi tersangka, padahal belum tentu yang mengawali atau berbuat zina itu si laki-laki.  Bukanya bermaksud membela laki-laki, namun faktanya zaman sekarang penyebab terjadinya zina adalah prilaku dalam berpenampilan para perempuanlah yang membuat hal tersebut terjadi.
 Maaf-maaf kata Nih, penampilan para perempuan jaman sekarang itu sudah tak bermoral bahkan seperti tak punya harga diri. Mereka membuka-buka aurat yang semestinya tak dilakukan sebagai seorang muslimah.

          "Mendekati" zina saja sudah dilarang. Allah Maha Tahu, jika sudah mendekati zina, maka setan akan sangat mudah merayu manusia untuk jatuh ke dalam perzinahan.

Semakin sering kita dengar berita, ditemukan bayi dibuang atau pun dibunuh. Atau berita pembunuhan seorang perempuan, yang ternyata sedang hamil di luar nikah. Kenapa ya?...karena ... perzinahan bisa membawa kepada pembunuhan. Biasanya yang dibunuh adalah bayi yang lahir di luar nikah atau diaborsi, mau pun pihak perempuan.
Coba buka deh, QS Al Isra (17:30-32) yang artinya: "(30)Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (31) Danjanganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (32) Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah [membunuhnya], melainkan dengan suatu [alasan] yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan."

Kita lihat bahwa ayat tentang zina di atas diapit oleh dua ayat pembunuhan, pembunuhan anak dan pembunuhan jiwa. Subhanallah, hal ini tentunya bukan kebetulan kan?
 Aborsi itu pembunuhan yang sangat kejam. Jangan sekali-kali terfikir untuk aborsi, jauhilah pergaulan bebas. Tahukan anda Di Amerika telah terbunuh 50 juta bayi dengan cara diaborsi. Di Indonesia 2,5 juta bayi diaborsi setiap tahun. Sungguh fakta yang sangat mengerikan. Belum lagi kasus pembuangan bayi. Untuk menutupi rasa malu, manusia bisa berubah menjadi teramat kejam. Naudzubillah min dzalik.

Kalau pacaran dilarang lalu bagaimana cara mengenal calon suami atau istri? Dalam Islam ada perkenalan sebelum menikah, istilahnya khitbah. Hal ini dibolehkan ,jika memang sudah serius menuju ke pernikahan. Dan dalam perkenalan ini tetap saja harus ada pihak ke tiga, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ada satu hal lagi yang perlu diingat. Berpacaran atau pun berzinah itu dosa, sedangkan menikah itu dianjurkan. Mengapa? Karena hal inilah yang membedakan manusia dengan hewan. Pernah ngga dapat undangan, " Eh, minggu depan datang ya, kucing saya mau nikah" :)...

Free sex atau pergaulan bebas itu adalah kehidupan yang menyerupai kehidupan hewan. Makanya ada istilah"kumpul kebo", hidup bersama tanpa ikatan pernikahan, persis kaya kebo. Ini adalah kehidupan orang-orang yang egois. Alangkah kasihannya anak yang dilahirkan tanpa status yang jelas. Bahkan di kehidupan glamour seleb dunia kadang terdengar kabar, seorang perempuan melahirkan anak tanpa diketahui siapa bapaknya. Kasian anak itu ya. Naudzubillah.

Ikutilah perintah Allah, insya Allah hidup bahagia dunia akhirat.
Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu berusaha memperbaiki diri di jalanNya. Semoga Allah mengampuni kesalahan-kesalahan kita. Amin.


sekian deh postingan kali ini, muudah-mudahan bermanfaat.

Wassalamu'alaikum wr.wb.
  

0 komentar: